Cari Blog Ini

Selasa, 03 Mei 2011

menilai psk dari jenis rokoknya


Menilai PSK dari jenis rokoknya.

1. Mild , suka cowok cakep, yang kecil ,gak terlalu panjang, tapi cepet kehabisan tenaga.

2. Menthol, type ini suka cowok cakep, yang kecil, gak terlalu panjang, cepet kehabisan tenaga DAN kalau klimaks ngos ngosan.

3. Kretek, kalau yang ini cakep bukan ukuran,yang penting keras, padat, tahan lama.

4. Kretek filter, pake’ kondom napa mas’. Kalimat yang selalu diucapkan cewek jenis ini.

5. rokok putih, biasanya mereka menyukai kecepatan, cepat keluar-cepat bayar.

6. Cerutu, walaupun jarang cewek ngisep cerutu,tapi bila memang ada mungkin pembaca lebih faham.

7. Rokok linting, dia biasanya gak peduli, mau tua, mau muda, yang penting kaya.

8. Minta rokok, ngemis mah kalau ini, wkwkwk, lagian serius amat.

kebanggan 3 org laki


3 pemerkosa kelas kakap, bertukar cerita serem di sebuah warung lokalisasi.

Joni : “Dulu aku pernah memperkosa POLWAN, serem banget Coy!!”

Didik : “Halah Jon gitu lu bangga’in. Gue sudah pernah sekali sama Istri WALIKOTA. Lebih Serem mana!!”

Pombop: “Semua gak terlalu serem. Kalau gue minggu lalu sama istri kalian.

Joni + didik : “Haa…??!@@$$@@!!!”

malu sama bapak sendiri


Sampailah perjalanan kaki Temin ke warung sebelah rumahnya, disana terdapat Susi penunggu warung yang sedang ngetop di kalangan para hidung belang.

“Sus,kebetulan nih,temani aku ya”

“Aku lagi ada tamu mas”

“Tamu? Dibayar berapa kamu?”

“100.000 mas,itupun masih dikasih 30.000 sisanya besok kalau gajian”

“Apa?? Maen sama kamu cuma 100.000 masih ngutang juga?” sambil mencincingkan lengan baju, temin merangsek ke kamar susi,ingin memberi pelajaran pada orang yang tak tau diuntung itu.

“Jangan mas, jangan masuk”

“Sudahlah,kamu diam aja,ini urusan laki-laki”

“Bukan itu mas,masalahnya…”

Mendengar larangan Susi, temin semakin beringas menghampiri sosok didalamkamar susi. Diluar kamar suasana sepi, tidak seperti yang diharapkan pengunjung warung, 2 menit kemudian Temin keluar dari kamar susi,dengan wajah merah padam.

“Sus kenapa gak bilang tadi” tanya temin sambil ngeloyor.

“Aku kan tadi nglarang mas masuk ke kamar, mau aku jelasin kalau yang ngutang BAPAKmu, tapi mas maen masuk aja.”